SOCIAL & BUSINESS

Financial Management

16 pertemuan / 4 bulan. Silabus terstruktur dengan materi inti, latihan bertahap, evaluasi, dan sumber belajar yang dapat digunakan untuk belajar mandiri.

Download Silabus PDF
Cover Financial Management

Gambaran Mata Kuliah

Financial Management melatih analisis berbasis bukti, penalaran keputusan, dan komunikasi rekomendasi dalam konteks bisnis atau kebijakan.

Durasi16 pertemuan / 4 bulan
Format BelajarPenjelasan, latihan, diskusi, dan review
Hasil AkhirPemahaman konsep dan penerapan terarah

Cara Pembelajaran

  1. Pemahaman konsep inti melalui penjelasan ringkas dan contoh yang relevan.
  2. Latihan bertahap untuk membangun ketelitian serta kemampuan menyelesaikan masalah.
  3. Diskusi studi kasus dan review jawaban untuk memperkuat pemahaman.
  4. Refleksi serta arahan belajar mandiri sebelum memasuki topik berikutnya.

Rencana Pembelajaran per Pertemuan

Setiap sesi mencakup materi inti, contoh penyelesaian, latihan mandiri, dan umpan balik tutor.

01

Pengantar disiplin dan studi kasus

Pengantar disiplin dan studi kasus membuka rangkaian belajar untuk membangun kerangka berpikir dan kosakata disiplin yang tepat. Melalui analisis contoh pembanding, penelusuran istilah, dan diskusi terarah, peserta berlatih membedakan ruang lingkup, asumsi, dan representasi masalah dan menunjukkan penguasaan dengan menjelaskan posisi konsep dalam peta mata kuliah.

02

Konsep serta istilah inti

Pembahasan Konsep serta istilah inti diarahkan untuk mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Peserta akan menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan menggunakan contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria, kemudian mendokumentasikan hasil melalui kemampuan menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas.

03

Kerangka analisis

Sesi Kerangka analisis memperkuat kemampuan peserta dalam mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Aktivitas contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria digunakan untuk melatih cara menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan, dengan capaian terukur berupa kemampuan menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas.

04

Pencatatan / model dasar

Melalui topik Pencatatan / model dasar, peserta menelaah prinsip yang diperlukan untuk menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Proses belajar memadukan pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif agar peserta dapat mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi dan membuktikannya dengan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.

05

Pengambilan keputusan

Pengambilan keputusan dipelajari sebagai tahapan penting untuk menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Peserta mengembangkan ketelitian saat mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi melalui pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif, lalu menghasilkan bukti belajar berupa kemampuan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.

06

Analisis data dan indikator

Fokus akademik pada Analisis data dan indikator adalah menilai kualitas informasi sebelum menarik kesimpulan. Dengan menjalani studi data kecil, perhitungan transparan, dan kritik terhadap interpretasi yang keliru, peserta menguji cara mengorganisasi data, memilih ukuran atau model yang relevan, dan mengomunikasikan ketidakpastian sampai mampu menyusun kesimpulan berbasis data beserta batasannya secara mandiri.

07

Aplikasi organisasi atau pasar

Kajian Aplikasi organisasi atau pasar membantu peserta menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Materi dieksplorasi melalui pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif; praktiknya menuntut peserta mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi dan memperlihatkan hasil lewat kemampuan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.

08

Ujian tengah program

Ujian tengah program menjadi ruang latihan untuk mengukur penguasaan kompetensi awal dan menentukan kebutuhan perbaikan. Peserta menerapkan assessment terstruktur, code/solution tracing, dan konferensi umpan balik singkat ketika menyelesaikan tugas integratif serta mendiagnosis kesalahan konsep sendiri, sehingga kualitas pemahaman dapat dilihat dari kemampuannya menyusun rencana remediasi berdasarkan bukti hasil evaluasi.

09

Topik lanjutan I

Pada topik Topik lanjutan I, perhatian utama diberikan pada upaya mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Peserta berproses dengan contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria untuk menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan dan menyusun bukti capaian melalui kemampuan menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas.

10

Topik lanjutan II

Eksplorasi Topik lanjutan II menempatkan peserta pada persoalan yang menuntut kemampuan mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Melalui contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria, peserta belajar menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan hingga dapat menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas dengan alasan yang dapat diperiksa.

11

Evaluasi kebijakan / kinerja

Evaluasi kebijakan / kinerja menghubungkan konsep sebelumnya dengan kebutuhan untuk menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Peserta menggunakan pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif saat mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi, lalu mengomunikasikan penguasaannya dengan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.

12

Etika dan tanggung jawab profesional

Pendalaman Etika dan tanggung jawab profesional dirancang agar peserta mampu menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Latihan berbasis pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif membentuk keterampilan untuk mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi dan menghasilkan capaian nyata berupa kemampuan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.

13

Studi kasus terpadu

Sesi mengenai Studi kasus terpadu menantang peserta untuk mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Peserta menyelesaikan contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria sambil menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan, dengan keberhasilan dinilai dari kemampuan menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas.

14

Latihan soal dan diskusi

Penerapan Latihan soal dan diskusi membangun kesiapan peserta dalam mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Aktivitas belajar menggunakan contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria supaya peserta terampil menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan dan dapat menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas berdasarkan kriteria yang jelas.

15

Presentasi analisis

Presentasi analisis diolah melalui pendekatan analitis untuk membangun akurasi komunikasi pada konteks yang sesuai dengan level peserta. Peserta mempraktikkan cara menghubungkan bunyi, makna, hanzi, pola kalimat, dan strategi pemahaman dalam listening drill, guided speaking, pembacaan terukur, serta umpan balik pengucapan atau tulisan, kemudian mempertanggungjawabkan hasil dengan menghasilkan respons lisan atau tertulis yang dapat dipahami dalam situasi nyata.

16

Ujian akhir dan refleksi

Rangkaian belajar ditutup melalui Ujian akhir dan refleksi untuk mengintegrasikan kompetensi mata kuliah dalam artefak yang dapat dipertanggungjawabkan. Peserta mengintegrasikan pengalaman milestone project, peer review, demonstrasi, dan refleksi berbasis rubrik, memperlihatkan kematangan saat menyusun solusi, menguji hasil, dan mempertahankan keputusan akademik atau teknis, dan merumuskan hasil akhir dengan menyerahkan hasil akhir beserta dokumentasi, pengujian, dan penjelasan proses.

Komponen Evaluasi

25%Latihan terstruktur
25%Praktikum / studi kasus
20%Evaluasi tengah
30%Proyek / evaluasi akhir

Catatan: Komponen evaluasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan format kelas.