Gambaran Mata Kuliah
Accounting II melatih analisis berbasis bukti, penalaran keputusan, dan komunikasi rekomendasi dalam konteks bisnis atau kebijakan.
SOCIAL & BUSINESS
16 pertemuan / 4 bulan. Silabus terstruktur dengan materi inti, latihan bertahap, evaluasi, dan sumber belajar yang dapat digunakan untuk belajar mandiri.
Download Silabus PDF
Accounting II melatih analisis berbasis bukti, penalaran keputusan, dan komunikasi rekomendasi dalam konteks bisnis atau kebijakan.
Setiap sesi mencakup materi inti, contoh penyelesaian, latihan mandiri, dan umpan balik tutor.
Pengantar disiplin dan studi kasus membuka rangkaian belajar untuk membangun kerangka berpikir dan kosakata disiplin yang tepat. Melalui analisis contoh pembanding, penelusuran istilah, dan diskusi terarah, peserta berlatih membedakan ruang lingkup, asumsi, dan representasi masalah dan menunjukkan penguasaan dengan menjelaskan posisi konsep dalam peta mata kuliah.
Pembahasan Konsep serta istilah inti diarahkan untuk mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Peserta akan menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan menggunakan contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria, kemudian mendokumentasikan hasil melalui kemampuan menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas.
Sesi Kerangka analisis memperkuat kemampuan peserta dalam mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Aktivitas contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria digunakan untuk melatih cara menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan, dengan capaian terukur berupa kemampuan menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas.
Melalui topik Pencatatan / model dasar, peserta menelaah prinsip yang diperlukan untuk menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Proses belajar memadukan pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif agar peserta dapat mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi dan membuktikannya dengan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.
Pengambilan keputusan dipelajari sebagai tahapan penting untuk menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Peserta mengembangkan ketelitian saat mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi melalui pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif, lalu menghasilkan bukti belajar berupa kemampuan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.
Fokus akademik pada Analisis data dan indikator adalah menilai kualitas informasi sebelum menarik kesimpulan. Dengan menjalani studi data kecil, perhitungan transparan, dan kritik terhadap interpretasi yang keliru, peserta menguji cara mengorganisasi data, memilih ukuran atau model yang relevan, dan mengomunikasikan ketidakpastian sampai mampu menyusun kesimpulan berbasis data beserta batasannya secara mandiri.
Kajian Aplikasi organisasi atau pasar membantu peserta menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Materi dieksplorasi melalui pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif; praktiknya menuntut peserta mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi dan memperlihatkan hasil lewat kemampuan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.
Ujian tengah program menjadi ruang latihan untuk mengukur penguasaan kompetensi awal dan menentukan kebutuhan perbaikan. Peserta menerapkan assessment terstruktur, code/solution tracing, dan konferensi umpan balik singkat ketika menyelesaikan tugas integratif serta mendiagnosis kesalahan konsep sendiri, sehingga kualitas pemahaman dapat dilihat dari kemampuannya menyusun rencana remediasi berdasarkan bukti hasil evaluasi.
Pada topik Topik lanjutan I, perhatian utama diberikan pada upaya mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Peserta berproses dengan contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria untuk menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan dan menyusun bukti capaian melalui kemampuan menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas.
Eksplorasi Topik lanjutan II menempatkan peserta pada persoalan yang menuntut kemampuan mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Melalui contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria, peserta belajar menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan hingga dapat menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas dengan alasan yang dapat diperiksa.
Evaluasi kebijakan / kinerja menghubungkan konsep sebelumnya dengan kebutuhan untuk menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Peserta menggunakan pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif saat mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi, lalu mengomunikasikan penguasaannya dengan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.
Pendalaman Etika dan tanggung jawab profesional dirancang agar peserta mampu menganalisis keputusan dengan kerangka konsep, bukti, dan konsekuensi profesional. Latihan berbasis pembacaan kasus, interpretasi laporan atau data, dan diskusi argumentatif membentuk keterampilan untuk mengidentifikasi variabel penting, membandingkan alternatif, dan menyusun justifikasi dan menghasilkan capaian nyata berupa kemampuan memberikan rekomendasi yang didukung asumsi dan alasan yang eksplisit.
Sesi mengenai Studi kasus terpadu menantang peserta untuk mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Peserta menyelesaikan contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria sambil menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan, dengan keberhasilan dinilai dari kemampuan menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas.
Penerapan Latihan soal dan diskusi membangun kesiapan peserta dalam mengembangkan pemahaman konseptual sekaligus kemampuan menerapkannya secara bertanggung jawab. Aktivitas belajar menggunakan contoh autentik, latihan terstruktur, dan review berbasis kriteria supaya peserta terampil menghubungkan konsep dengan kasus, bukti, dan batasan yang relevan dan dapat menerapkan konsep pada persoalan baru dengan argumentasi yang jelas berdasarkan kriteria yang jelas.
Presentasi analisis diolah melalui pendekatan analitis untuk membangun akurasi komunikasi pada konteks yang sesuai dengan level peserta. Peserta mempraktikkan cara menghubungkan bunyi, makna, hanzi, pola kalimat, dan strategi pemahaman dalam listening drill, guided speaking, pembacaan terukur, serta umpan balik pengucapan atau tulisan, kemudian mempertanggungjawabkan hasil dengan menghasilkan respons lisan atau tertulis yang dapat dipahami dalam situasi nyata.
Rangkaian belajar ditutup melalui Ujian akhir dan refleksi untuk mengintegrasikan kompetensi mata kuliah dalam artefak yang dapat dipertanggungjawabkan. Peserta mengintegrasikan pengalaman milestone project, peer review, demonstrasi, dan refleksi berbasis rubrik, memperlihatkan kematangan saat menyusun solusi, menguji hasil, dan mempertahankan keputusan akademik atau teknis, dan merumuskan hasil akhir dengan menyerahkan hasil akhir beserta dokumentasi, pengujian, dan penjelasan proses.
Catatan: Komponen evaluasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan format kelas.